Tahu sutera ini berbeda dengan tahu biasa karena mempunyai tekstur yang
sangat lunak dan pada pembuatan tahu sutera ini ini, bahan penggumpal
yang digunakan adalah GDL (Glucono Delta Lactone) dengan konsentrasi
yang sangat rendah yaitu 0,2-0,3 persen dari jumlah susu kedelai yang
digunakan. Selain itu, pada pembuatan tahu sutera, hasil gumpalan (curd)
tidak dipes dan dipisahkan dari cairannya tetapi didiamkan sehingga
menyerupai agar-agar. Tahu sutera ini biasanya dihidangkan bersama
dengan sirup jahe sebagai makanan penutup.
Proses Pembuatan 1. Bahan: • Kedelai 3 kg • GDL 72 gram • Gula merah 3,3 kg • Jahe 1 keping • Air secukupnya 2. Alat: • Baskom plastik besar • Ember plastik • Kain penyaring • Gilingan kedelai/blender • Panci besar • Pengaduk 3. Cara Pembuatan: 1. Kedelai disortasi, dipisahkan dari kotoran dan benda-benda asing seperti batu kerikil, kulit dan kotoran lainnya. 2. Kedelai direndam dalam air mengalir selama 6-8 jam sampai kedelai mekar, setelah itu airnya dibuang. 3. Kedelai dihancurkan dengan penggiling kedelai atau dapat juga menggunakan blender. Untuk menambah rendemen susu yang dihasilkan, sebaiknya ulangi penggilingan sekali lagi, lalu tambahkan air masak yang bersuhu sekitar 800C untuk mengurangi rasa langu kedelai sebanyak 8 kali berat kedelai yang digunakan. Kemudian disaring dengan kain penyaring. 4. Susu kedelai yang diperoleh, selanjutnya dipanaskan sampai mendidih. Buanglah busa yang timbul di permukaan susu kedelai sebanyak 2 kali. 5. Susu kedelai didinginkan sampai suhu 60-700C (hangat kuku), kemudian tambahkan GDL sebanyak 0,2-0,3% dari jumlah susu kedelai. Lakukan pengadukan secara perlahan-lahan untuk menghindari proses penggumpalan mendadak. Kemudian diamkan selama kurang lebih 15 menit. 6. Tahu sutera yang dihasilkan dapat dimakan bersama sirup jahe yaitu sebanyak 1 liter air direbus bersama setengah kg gula merah dan tambahkan 2 ruas jahe. Setelah mendidih lalu disaring.
Proses Pembuatan 1. Bahan: • Kedelai 3 kg • GDL 72 gram • Gula merah 3,3 kg • Jahe 1 keping • Air secukupnya 2. Alat: • Baskom plastik besar • Ember plastik • Kain penyaring • Gilingan kedelai/blender • Panci besar • Pengaduk 3. Cara Pembuatan: 1. Kedelai disortasi, dipisahkan dari kotoran dan benda-benda asing seperti batu kerikil, kulit dan kotoran lainnya. 2. Kedelai direndam dalam air mengalir selama 6-8 jam sampai kedelai mekar, setelah itu airnya dibuang. 3. Kedelai dihancurkan dengan penggiling kedelai atau dapat juga menggunakan blender. Untuk menambah rendemen susu yang dihasilkan, sebaiknya ulangi penggilingan sekali lagi, lalu tambahkan air masak yang bersuhu sekitar 800C untuk mengurangi rasa langu kedelai sebanyak 8 kali berat kedelai yang digunakan. Kemudian disaring dengan kain penyaring. 4. Susu kedelai yang diperoleh, selanjutnya dipanaskan sampai mendidih. Buanglah busa yang timbul di permukaan susu kedelai sebanyak 2 kali. 5. Susu kedelai didinginkan sampai suhu 60-700C (hangat kuku), kemudian tambahkan GDL sebanyak 0,2-0,3% dari jumlah susu kedelai. Lakukan pengadukan secara perlahan-lahan untuk menghindari proses penggumpalan mendadak. Kemudian diamkan selama kurang lebih 15 menit. 6. Tahu sutera yang dihasilkan dapat dimakan bersama sirup jahe yaitu sebanyak 1 liter air direbus bersama setengah kg gula merah dan tambahkan 2 ruas jahe. Setelah mendidih lalu disaring.






